Pesonna Hotel Pekalongan: berikan promo menarik di September ceria.


    Selamat siang, hari kamis harus tetep senyum manis ya gaess, eyaaaa. Yaa senyum manis bahagia sebahagia aku dapat surprise di Pesonna Hotel Pekalongan. Setelah kemarin review room, fasilitas yang ada di Pesonna Hotel Pekalongan, kali ini mau cerita tentang sesuatu yang beda dari yang lain di Pesonna Hotel Pekalongan nih. Apaan dong ? yuk simak cerita gita ya haha.
    Nah, waktu aku datang ke Pesonna Hotel Pekalongan buat staycation dan tiba di reception, aku disambut hangat oleh receptionist Pesonna Hotel Pekalongan. Nah aku dikasih penjelasan receptionist bahwa di bulan September ini masih ada promo “Surprise September”.  Ternyata surprise September ini promo Check in berhadiah lho, ah kapan lagi check in dapat hadiah ya haha. Akhirnya aku langsung ambil undian sambil senyum-senyum bahagia sih bakal dapat hadiah dari Pesonna Hotel Pekalongan.

Ambil undian diobok-obok
Photo by Ceppy
 Dan yay ku buka gulungan kertas undiannya dan tertera “pouch”. Lumayan dapat hadiah pouch batik dari Pesonna Hotel Pekalongan ahihi. Hadiah lucky dip “Surprise September” ini macam-macam juga, dari mulai bolpoin, pouch, dan berbagai voucher food and beverage juga. 
Yay dapat pouch Pesonna Hotel Pekalongan
Photo by Ceppy
Pas udah ngantongin pouch hadiah dari lucky dip ini aku langsung menuju kamar buat istirahat.
   Sampai di kamar, mataku tertuju ke flayer di aklirik holder bergambar pizza yang menggoda dan bertuliskan “PIZTUN” yang terpajang di meja kamar.
Awalnya aku kepo nih PIZTUN tuh apaan? Setelah tak baca ulang brosurnya, pizza tuna yang disingkat jadi PIZTUN haha. Baru ini nih tau pizza bertopping tuna, bikin kepo kan dan akhirnya memutuskan untuk order piztun ini. Pizza dengan topping tuna ini dibandrol harga Rp.45.000 udah free drink 2 pc. Orderan piztun datang langsung santaaapppp gapake lama deh udah tergoda dengan aroma kelezatannya soalnya haha. 
Penampakan Piztun plus drink
Ukuran piztun ini large dan toppingnya bener-bener enak, yang aku bayangin pas liat penampakannya di gambar emang sesuai dengan penampakan aslinya dan rasanya ngga bikin kecewa sih memang. Tunanya aww menggoda buangett, harganya lebih murah dibanding pizza yang ngehits memang, tapi rasanyaaaa lebih enak piztun ini dong hihi. Udah kenyang menikmati pizza tuna ala Pesonna Hotel Pekalongan, kembali ke kamar buat gegoleran lagi menikmati waktu santai di sabtu sore itu.
   Bermager ria di kamar sore itu sambil mikir enaknya malam mingguan kemana malam nanti, ya biar ngga gabut gabut amat lah ya malam mingguku haha. Pas mikir gitu aku baru inget, waktu tadi check in di reception, petugas receptionistnya ngasih informasi kalau tiap malam minggu di pelataran Pesonna Hotel Pekalongan ada acara “Bebakaran Iwak”.
Nah ini info acara bebakaran iwak
Jadi, bebakaran iwak itu kaya barbeque night gituu lhoo. Nongkrong sambil menikmati menu bebakaran dan ditemenin alunan lagu dari live music disana. Ahh ini dia yang aku mau, untung inget yang diinfokan petugas receptionistnya tadi, jadi nggak bingung mau kemana malam minggu. Nggak pake mikir lama aku langsung mandi dan bersiap turun ke pelataran Pesonna Hotel Pekalongan. 
   Pas turun ke pelataran Pesonna Hotel Pekalongan udah disambut alunan musik akustik dan bau bau sedap bebakaran, jadi makin laper deh. Banyak pilihan menu bebakarannya disana, dan aku memilih menu ikan mata goyang plus nasi. Sempet kaget sih pas baca menu dan harganya. Murahhhh memang, sekelas hotel bintang gini menu-menu bebakaran start 10k dan harganya emang friendly. 
Berbagai variant ikan segar yang ditawarkan di Bebakaran iwak
Ini acara digelar tiap malam minggu lhoo, dan untuk umum nggak hanya untuk tamu yang menginap di Pesonna Hotel Pekalongan. Cocok buat yang suka bermusik ria, makan enak dengan suasana syahdu diringi musik yang bikin ati adem. 
Panggung live music di Bebakaran Iwak Pesonna Hotel Pekalongan
Apalagi kalau yang diajak pacarnya, malmingmu jadi syahdu dan nggak nguras dompet kan cuy haha. Yay finally spend my Saturday night at Pesonna Hotel Pekalongan and i’m happy. Memang ya Pesonna Hotel Pekalongan bikin nyaman dari segala hal nya. 
   Nah, cukup ya ceritaku menikmati weekend ku di Pesonna Hotel Pekalongan. So, buat kalian yang ada rencana travelling ke Pekalongan, atau acara lain di Pekalongan, Pesonna Hotel Pekalongan ini recomended, selain harga friendly, letaknya yang sangat strategis, dan fasilitasnya oke bangedttttt gaes hihi.

Asus Zenpower Slim : Powerbank Mungil Nan Slim Berkapasitas Besar

 Happy weekend temen-temen akuuuu haha. Biasanya weekend gini tuh para traveller pada travelling nih ya. Ngomong-ngomong travelling, pasti sebelum berangkat harus prepare matang dong ya biar perjalanan tetap nyaman di hati. Nah, aku sendiri sebelum travelling biasa prepare dengan nge-list barang apa aja nih yang harus aku bawa. Kalau baju dan barang-barang gede sih jarang lupanya ya, yang sering kelupaan kalau nggak di list tuh barang-barang kecil nan penting itu. Padahal barang kecil nan penting kalau tertinggal bakal bikin perjalanan kurang nyaman. Untuk aku barang kecil nan penting itu yang biasanya aku simpan di slingbag kecil yang selalu ku bawa tanpa ditinggal. Apa aja tuh barang kecil nan pentingnya? Ini dia, mulai dari handphone, cermin kecil, dompet, charger, dan powerbank. 
    Handphone dan powerbank yang pasti aku bawa ngga pernah absen. Yaiyalah travelling tanpa handphone tuh bagaikan aku tanpa dia, hambarnya buangeti haha. Nah untuk powerbank sendiri memang nggakboleh terpisah dari handphone ku nih, aku termasuk manusia yang boros baterai pas travelling. Karena handphone untuk jepret moment perjalanan, untuk update di medsos, untuk berkabar dengan keluarga di rumah juga jadi boros deh nyawa hape aku haha. Jadi kalau habis aku langsung deh keluarin powerbank dari tas.
Setelah unboxing Asus Zenpower Slim 6000 mAh

   Ngomong-ngomong powerbank nih ya, aku udah berkali-kali ganti powerbank sih karena rusak, karena boros nyawa powerbanknya, dan karena ukuran yang nggak friendly jadi bikin males gitu. Tapi powerbank yang sekarang ada di tanganku udah bikin nyaman nih, Asus Zenpower Slim 6000 mAh. Kenapa bikin nyaman? Ini nih alasanku:
1. Desain yang slim
       Asus Zenpower Slim 6000 ini, sesuai namanya yang “slim” doi ber body tipis yang friendly banget di tangan. Lebih tipis dari powerbank pada umumnya. Powerbank dengan ukuran 11 cm x 16 cm x 6 mm ini pas banget buat dibawa travelling kemanapun, nggak kegedean digenggamankudan nggak makan banyak tempat juga di sling bag ku. Karena seringnya aku ngecharge handphone pakai powerbank sambil dipakai jadi aku butuh untuk menggenggam keduanya, makanya asus zenpower slim ini cocok, nggak bikin jatuh powerbank saat digenggam bareng handphone ku haha. Untuk dimasukkan ke kantong celana pun masih nyaman tanpa mengganjal gitu. Gimana nggak nyaman ya dengan desain mungilnya ini. asekkkk!
Nggak makan tempat di slingbag nih.

Pas di genggaman. Hihi

2. Kecil mungil berkapasitas besar
       Asus zenpower ini berdesain kecil tapi dalamnya besar lho *eh haha. Dengan desain yang mungil dan ringan dibawa kemanapun, powerbank satu ini kuat nge charge hapeku sampai 3 kali pengisian full. Hebat! Biasanya powerbank aku lemah, baru satu kali charge full dan charge kedua baru setengah pengisian baterai udah drop, bikin bete aja gitu kalau lagi charge hape pakai powerbank di perjalanan dan ketika ngecek pengisian baterai nggak full.
Charging sambil dipakai searching tetep nyaman.
Ah rasanya seperti mengharapkan dia namun tak sampai hahaha. Kali ini beda, nge charge dengan Asus Zenpower Slim di perjalanan saat travelling nggak khawatir habis duluan kalau masih 2 kali charger. So, jangan sepelekan yang kecil ya, nih buktinya kecil mungil tapi kapasitasnya besar dan nggak bikin khawatir off ditengah proses charger.
3. Quick charging
       Asus zenpower slim 6000 ini mendukung system quick charging. So, walaupun kecil mungil nan slim tapi daya kerjanya wus-wus lho. Yak, karena powerbank satu ini sudah dilengkapi fitur pengisian 2.4A quick charging. Jadi waktu nge charge handphone aku nggak perlu nunggu lama seperti nunggu kepastian dari dia haha. Sekitar 2 jam handphoneku di charger dengan Asus Zenpower Slim ini udah full baterai, padahal sambil tak pakai juga tuh handphone hihi. Jadi nggak ada lagi kata “bete ah ngecharge lama pakai powerbank” saat travelling, aman dan bebas bete gara-gara baterai low haha.\
4. Artwork
       Selain body nya yang slim, powerbank mungil satu ini bercover alumunium dengan warna yang menarik hati gitu. Dengan warna-warna yang elegant ada merah, dan juga gold. Jadi, cover by alumuniumnya itu menambah nilai kemewahan powerbank satu ini. Aww udah slim, warnanya menarik hati pula aduduwww haha.
Elegant warnanya, bikin jatuh cinta
    Secara umum, Asus Zenpower Slim 6000 mAh ini bagus, cocok untuk kalian para traveller, blogger, dan temen-temen yang suka jalan-jalan nih. Karena nggak makan banyak tempat di tas mu, pas di genggaman, quick charger pulak. Aku nge-recommend powerbank ini untuk kalian yang sedang dilema pilih powerbank yang nyaman. Nah untuk harga pun sesuai dengan kualitas, dibandrol harga Rp. 229.000 saja.
    Kelebihan Asus Zenpower Slim 6000 mAh:
1. Ukuran kecil dan slim pas di genggaman.
2. Quick charger
3. Desain yang elegant.
4. Kapasitas pengisian besar.
    Kekurangan Asus Zenpower Slim 6000 mAh:
1. Tidak dilengkapi lampu senter atau torch.

Pesonna Hotel Pekalongan: Hotel berkonsep halal di tengah Kota Pekalongan


   Berkunjung ke Pekalongan ngga pernah cukup kalau hanya dihabiskan satu hari, rasanya pasti masih ada aja yang kurang. Nah, pasti butuh menginap kalau berkunjung ke Pekalongan, ini nih salah satu hotel di Pekalongan yang recomended, Pesonna Hotel Pekalongan. Pesonna hotel Pekalongan yang mengusung konsep halal dan lifestyle ini berada di tengah Kota Pekalongan, masih di area Alun-Alun Kota Pekalongan yang menjadi titik keramaian warga Pekalongan. Hotel berkonsep halal ini berbeda dengan hotel syari’ah ternyata. Seperti apa hotel berkonsep halal ini?
    Terlihat dari luar, bangunan hotel yang berdesain modern dengan warna netral. Di muka bangunan hotel terdapat secondary skin bermotif batik kawung juga, nah branding Pekalongan sebagai Kota Batik melekat di salah satu Hotel Pekalongan ini nih. Masuk di ruang lobby disambut suasana yang syahdu mengusung konsep kekinian dipadu dengan budaya, yang mana di lobby tersebut secondary skin masih bermotif batik, dan terdapat gamelan besar yang dipamerkan di lobby.
Lobby Pesonna Hotel Pekalongan
Credit photo by Ceppy
 Cucok juga sih buat foto-foto unyu di lobby dengan background motif batik, display gamelan dan mainan kecil dari kayu disana. Sambil menikmati suasana lobby hotel yang syahdu, saya menikmati welcome drink yang disediakan di lobby hotel.
Meskipun bukan hotel syari’ah, nuansa islami cukup terasa di Hotel ini, semua staff hotel yang wanita menggunakan jilbab, dan di kamar ada fasilitas perangkat sholat juga.
   Ada 2 tipe kamar di Pesonna Hotel Pekalongan ini, yaitu deluxe dan suite room dengan jumlah keseluruhannya 98 kamar. Sebelum check-in, saya request ke receptionist untuk showing room, rasanya kurang puas kalau milih tipe kamar buat staycation tanpa ngeliat langsung kamar nya biar makin nyaman gitu kan hihi. Melihat kamar type suite room sungguh menggoda deh, ada living room nya, bath up, meja kerja yang cucok, ah lebih cocok buat honeymoon nih kalo yang type suite room. Kalau datengnya masih sendiri atau dengan travelmate mending yang di kamar standart aja dulu deh ya hihi. Setelah showing room, saya memutuskan untuk memilih dia, eh bukan dia tapi type kamar deluxe yang ada di lantai 2 dan dapet view Alun-Alun  kota Pekalongan dari jendela kamar.
Nyantai sambil ngopi di kamar.
Photo by Ceppy
   Kamar dengan fasilitas lengkap mulai lemari, single bed, lemari, minibar, meja dan kursi buat nyantai sambil ngopi, kamarmandi yang luas, televisi, dan yang paling bikin bahagia tuh ada fasilitas seperangkat alat sholat di kamar. Ini yang membuat hotel berkonsep halal ini berbeda dengan hotel bintang pada umumnya, ngga perlu repot-repot ngeluarin mukena sudah tersedia mukena yang tertata rapi, sajaddah untuk sholat, ada Al-Qur’an juga, cocok deh ah pokoknya.
Bahagia ada fasilitas alat sholat di kamar.
Photo by Ceppy
Masuk kamar disambut suasana yang bikin melek mata. Interior kamar dengan keramik motif kayu memberikan kesan hangat dan nyaman deh.
View dalam kamar type deluxe
Photo by Ceppy
Cermin di atas bed pun dengan hiasan gambar wayang, jadi memberikan kesan tradisional gitu ya, asik. Amenities di kamar pun lengkap, mulai dari teh kemasan kotak, cookies, air mineral, hangers, mirror, laundry bag, dan lain-lain. Ditambah layanan wifi gratis yang wus-wus di kamar nih bikin makin betah ajadeh ya. Jadi kalau udah di kamar rasanya ber leyeh-leyeh ria sambil main medsos, nonton tv itu bener-bener bikin nggak mau beranjak. Memang merasakan nyaman stay di kamar hotel ini, jadi untuk ngerjain deadline pun ngga harus cari kenyamanan diluar karena di kamar pun dah merasakan syahdu, pikiran tenang dan adem rek hihi.
Staycation nyambi garap kerjaan jadi tetep happy dikamar.
Photo by Ceppy

   Nah untuk kamar mandi fasilitasnya oke juga nih. Bersih, luas ditambah  dengan amenities lengkap disana bikin ngga males buat mandi karena ngga bingung ambil perlengkapan mandi dari tas, ya secara udah tersedia lengkap disana haha. Jadi kalau kamar mandi udah fasilitas oke, kebersihan oke udah deh ngga bikin risih buat staycation hihi.

Bathroom Pesonna Hotel Pekalongan
Photo by Ceppy

   Sore hari saya mulai tergoda dengan segernya kolam renang di Pesonna Hotel Pekalongan ini nih, jadi tanpa pikir panjang siap-siap turun ke swimming pool buat nyegerin badan nih. Kolam renang yang berada di samping kanan resto hotel ini memang nggak begitu luas, tapi menurut saya cukup lah untuk sekedar berenang manja disana dengan suasana yang berbeda. Ngga terlalu luas tapi bersih, nyaman itu yang paling penting menurutku. Disamping swimming pool pun ada bar yang cocok buat nongkrong sambil ngopi dan ngobrol cantik dengan view kolam renang,bikin ati adem kan pastinya haha.
View swimming pool yang bikin betah

    Menu makanan di resto Pesonna Hotel Pekalongan ini tetap mengangkat menu lokal Indonesia dan ada juga menu andalan makanan khas Pekalongan. Diantaranya tersedia menu soto tauto Pekalongan yang merupakan kuliner andalan khas kota Pekalongan. Untuk menu sarapannya pun bervariasi lho, walaupun di Pesonna Hotel Pekalongan ini memilih American Breakfast untuk menu sarapan, tapi tetap tersedia menu lokal Indonesia yang bikin makin menggoda perut dan lidah nih.
Menu breakfast di Resto Pesonna Hotel Pekalongan
Photo by Ceppy
 Jadi aku pagi itu memilih sarapan bread, sereal, dan salad. Ala-ala diet gitu kali ya aku nih hahaha. Walopun hanya menu itu, tapi cukup bikin kenyang dan puassssssss.
   Oh iya, hotel ini letaknya sangat strategis. Cukup dengan jalan kaki ke seberang hotel sudah sampai di Alun-Alun Kota Pekalongan, sekaligus di Matahari Mall dan Masjid Jami’ Pekalongan juga. Ngga perlu bingung deh kalau mau berburu kuliner yang letaknya ngga jauh dari Hotel ya di Alun-Alun itu. Dekat juga jarak antara Pesonna Hotel dengan Kampung wisata batik Kauman yang letaknya masih di area Alun-Alun tepatnya di seberang Alun-Alun Pekalongan. Di Kampung wisata batik Kauman ini bisa berwisata batik mulai dari wisata belanja batik dan wisata edukasi batik. So, ngga perlu jauh-jauh dari hotel deh kalau mau berburu oleh-oleh batik khas Pekalongan, tinggal keluar hotel, jalan kaki sampai deh. Jarak hotel dengan stasiun kota Pekalongan pun nggak jauh, ditempuh waktu sekitar 10 menit dengan kendaraan pribadi. Untuk menuju ke Museum Batik Pekalongan dan Kawasan Budaya Jetayu pun nggak jauh dari Pesonna Hotel Pekalongan, cukup menempuh jarak sekitar 3 km dan ditempuh sekitar 10 menit dengan kendaraan pribadi. Untuk ke destinasi wisata Pantai Pasir Kencana, Mangrove Park pun hanya menempuh jarak sekitar  6 km dan ditempuh sekitar 15 menit dari Pesonna Hotel Pekalongan.
    Pesonna hotel Pekalongan bener-bener strategis, cocok buat staycation selama kamu liburan di Pekalongan nih. Berburu kuliner gampang dan dekat dengan hotel, mau ke tempat wisata dekat dengan hotel jadi ngga makan banyak waktu di perjalananmu nih. Selain nyaman, strategis, dan hotel berkonsep halal lifestyle memberikan fasilitas yang baik. Worth the price untuk pelayanan dan fasilitasnya. So, nyaman dan puas staycation di Pesonna Hotel Pekalongan.
Publish Rate and Walk in Rate Pesonna Hotel Pekalongan


Lifestyle and Halal Concept
Jl. Dr. Cipto Mangunkusumo No. 24 Pekalongan, Jawa Tengah.
Telp : (0285) 4151133
WA   : 08112821133
IG : @pesonnaPKL

Hatiku Senang, Pikiranku Tenang di Hotel Puri Asri Magelang


   Sejuk nan asri sesuai nama Hotel yang terletak di tengah kota Magelang ini.  Libur kemerdekaan kemarin aku berkesempatan untuk menikmati keindahan hotel Puri Asri ini. Aku terlalu semangat liburanku kali ini karena pas searching di google “hotel Puri Asri Magelang” muncullah foto-foto yang ciamik bangett lah pokoknya bikin aku ngga sabar buat staycation disana. Aku nggak solo travelling kali ini, karena bareng temen-temen travel blogger yang keren abessssst yang. Makin ngga sabar waktu itu buat trip bareng mereka, dah kebayang keseruannya pokoknya haha.
Baru sampe Puri Asri aja dah bahagia gituu kita

   Aku dan temen-temen berangkat dari Semarang menuju Magelang di kamis siang jam 1 lah ya pas panas-panasnya pokoknya dan sampe Magelang jam 4. Cukup lama perjalanan karena mampir isi bensin buat perut dulu, laper itu bikin bego nan oleng soalnya haha. Nah, sesampainya di Hotel Puri Asri Magelang ini disambut dengan bangunan lobby yang megah dan kesejukan di sekitar lobby hotel, jadi udah kebayang deh betapa sejuknya hati dan pikiran staycation disana. Setelah selesai check-in, naik ke shuttle car buat diantar ke kamar.
Shuttle Car Hotel Puri Asri

Tapi, sebelum masuk ke kamar, aku dan temen-temen diajak muter ke area Hotel Puri Asri yang luasnya sekitar 9 Hektar ini. Gilaaaaakkk bener-bener melek deh mataku menikmati view yang sejuk, asri, nyegerin banget pokoknya. Dari mulai area outbond, kebun bunga matahari, taman bunga teratai, hingga kesejukan tepian sungai Progo  bener-bener bisa didapetin di Hotel Puri Asri ini.
Dari beberapa tipe kamar di Hotel Puri Asri ini, ada satu tipe kamar yang bikin mupeng yaitu Pent House yang cucok buat honeymoon. Kamar yang luas, ada bath up, private pool dan gazebo klasik bener-bener ngebayangin honeymoon disitu bikin mupeng, tapi ya belum saatnya honeymoon sih ya aku haha.
Pintu masuk Pent House. Ala-ala Bali

Bedroom di Pent House
 Nah, di Pent House ini view kamarnya pepohonan yang nyegerin mata, jadi begitu buka pintu atau jendela dapet view pool dan pepohonan nan sejuk. Pokoknya kalau honeymoon disana berasa dunia milik kalian berdua deh ya, haha.

View dari kamar tipe Pent House

   Tipe kamar yang lain pun ngga kalah keren view dan fasilitasnya disini. Ada tipe kamar royal suite, disini juga ada pivate pool nya, ada meja kerja, kamar yang luas dan view yang ngga kalah menarik.  Pokoknya tiap sudut di Hotel Puri Asri nih instagramable bangettt cucok buat yang suka asaljepret haha.
View ciamik di kamar Royal Suite
Nah kalo aku sendiri staycation di kamar tipe new executive. Kamar tipe ini berada di atas chineese resto dan di bawah pringgodani resto. Kamar dengan fasilitas lengkap mulai meja kerja, twin bed, lemari, minibar, kamarmandi yang luas, dan televisi. Kamar new executive dengan twin bed ini leyeh-leyeh-able.
Auto ngabruk sampe kamar New Executive
Sampai kamar rasanya langsung ingin menjatuhkan badan ke kasur setelah capek di perjalanan. Bobokku terlalu nyenyak disana untung aja ngga bikin aku kesiangan besoknya tuh haha.
   Ada spot yang menarik lagi dengan view bikin seger mata nih yaitu Pringgodanu Resto. Pringgodani resto adalah  salah satu restoran di Hotel Puri Asri dengan view megahnya gunung Sumbing dan sawah yang menghijau. Sore itu aku menikmati sajian high tea disana sembari ngobrol manja bareng temen-temen. Selain menu-menu jajan tradisional seperti serabi, onde-onde, disajikan juga menu cake yang imut nan lembut dan juga ada rujak yang bikin makin seger nih haha.
Menu hightea di Pringgodani Resto
Paling suka menikmati suasana yang begini nih aku, menikmati view yang jos dengan obrolan manja temen-temen dan sajian kuliner yang bikin kenyang dan nagih, istimewa soreku di Hotel Puri Asri Magelang.
View di Pringgodani Resto

   Pagi hari pun aku menikmati sarapan di Pringgodani Resto, tapi aku memilih tempat yang berbeda dengan view yang nggak kalah keren tentunya. Waktu pagi aku memilih tempat sarapan di Pringgodani Resto yang berada di ujung resto dengan view pepohonan yang nyegerin.
 Disajikan banyak pilihan menu sarapan disana, dari mulai cake, bubur, salad, pecel, nasi merah, dll. Aku pun memilih cake untuk menu pembuka, dan nasi tumpeng merah putih yang merupakan sajian istimewa di hari kemerdekaan RI ini.
Nasi merah putih ala Hotel Puri Asri dan Pecel
Sarapan enak ditambah dengan view yang cucok bener-bener nambah semangat di pagi hari sebelum menginjak acara upacara di Kali Progo.

Momen 17-an di Kali Progo
   Momen 17-an ku di HUT Kemerdekaan RI ke-73 ini beda dengan tahun-tahun sebelumnya. Tahun lalu upacara di SD Panjang Wetan, tahun 2016 upacara di depan TV, nah tahun ini upacara di Kali Progo. Sudah 2 tahun ini Hotel Puri Asri bersama Progo Rafting mengadakan upacara di Kali Progo. Dengan kesejukan alam disana, peserta upacara menggunakan peralatan safety berupa life jacket dan helm dalam mengikuti upacara ini. Bener-bener merasakan syahdunya upacara di alam nan indah ini. peserta upacara berbaris di tepian Kali Progo dengan berjajar pula perahu karet didepan barisan peserta.
Peserta upacara merah putih Kali Progo
Petugas upacara yang melaksanakan tugasnya dengan berbasah-basahan masuk ke aliran sungai butuh kekuatan dan keyakinan mereka menunjukkan semangatnya untuk Indonesia Jaya. Sekitar 20-20 menit lah upacara ini berlangsung dengan lancar.
Setelah upacara narsis dulu cuy

Setelah selesai upacara di Kali Progo, diadakan lomba-lomba yang masih berlokasi di Kali Progo ini. Lomba yang pertama yaitu lomba gebug bantal. Seruuu banget uh, tapi sayangnya ngga bisa ikutan lomba pertama itu karena sudah maksimal peserta lombanya. Tapi bener juga aku nggak ikut lomba gebug bantal ini, lha bisa bisa aku yang digebug sama lawanku karna ngga jauh beda sama bantal haha. Aku pun berkesempatan ikut lomba yang selanjutnya yaitu lomba makan kerupuk diatas perahu dan lomba tarik tambang perahu.
Aku, Koko, dan Mbak Archa saling cokot haha
Nah itu nggak kalah seru, lomba makan kerupuk yang biasanya digantung dengan tali dan tangan ditali dibelakang badan, yang ini berbeda jadi 3 orang satu grup diatas perahu dengan kerupuk ditali di tongkat yang dipegang oleh pemandu, dan 3 orang itu harus menghabiskan 3 kerupuk tadi. Kondisi perahu di atas aliran sungai nggak mungkin diam kan, yang ada bakal goyang dan heboh diatas perahu karna dapetin kerupuk yang digantung di tongkat itu susah haha.
   Selesai lomba masih heboh sih bayangin betapa rempongnya diatas perahu, ditambah aku ditarik pemandu biar sengaja nyebur ke sungai duh basah sebelum waktunya deh *ups. Masih belum selesai rangkaian momen 17-an kali ini,masih dilanjut dengan rafting Kali Progo. Pengalaman pertamaku rafting nih, setelah lama mengidamkan rafting di sungai yang sepertinya seru akhirnya kesampaian. 
Bahagia banget kan kita Rafting di Kali Progo ini haha 
  Ya memang seru banget deh rafting di Kali Progo, apalagi serombongan kapal dengan yang rahat, asik diajak kerja sama dan bercanda bikin perjalanan raftingku makin berkesan. Sepanjang jalan nggak pernah tuh yang namanya diem anteng diantara aku, Mbak Nia, Mbak Devi, dan Mbak Ika serta pemandu kita. Adaaaaa aja yang diobrolin dan bikin ketawa, ya itu asiknya kebersamaan tim haha. Sampe-sampe terlena menikmati pemandangan tanpa dayung dan aku dislentik Mbak Devi dengan kata-kata “Dayung bro dayung ojok ngelamun” hahaha. Selama perjalanan basah-basahan deh kita karena masing-masing rombongan sengaja basahin rombongan lain dari perahunya, ya memang sih rafting ngga basah-basahan tuh rasanya kurang yahuudddd.
"Dayung Git dayung". "Goyang depan ayo" 
 Pas udah selese perjalanan rafting kok ya rasanya ngga pengen turun dari perahu, maunya lagi dan lagi. Rafting itu kaya diaa ya bikin nagih haha. Rafting itu seru sih, tapi capek juga ternyata dan laper hihi. Nah setelah selesai rafting, kembali ke lokasi Kali Progo di Hotel Puri Asri dan menikmati makan siang nasi tumpeng merah putih, masih suasana kemerdekaan jadi serba merah putih deh ya.   
Tumpeng merah putih
   Makan siang tumpengan di tepian Kali Progo, syahdu sambil denger suara aliran sungai dan kebayang segernya. Nah untuk menikmati rangkaian rafting Kali Progo dengan budget mulai 200k/pax sudah termasuk makan siang, guide rafting, sertificate, dll.
   Nah itu cerita kenapa hatiku senang pikiranku tenang menikmati liburanku di Hotel Puri Asri Magelang .Bikin nagihhhh, pokoknya harusss kesana lagiiii, kapan-kapan sih haha.


Hotel Puri Asri
Jl. Cempaka No.9, Magelang, Jawa Tengah.
Web: puriasrihotel.com
Telp: (0293) 365115
Ig : @puriasrimgl

Jetayu Car Free Night, Atraksi wisata yang digelar bulanan di Pekalongan.


   Jetayu Car Free Night ini merupakan salah satu atraksi wisata di Pekalongan yang diadakan rutin setiap bulan. Atraksi wisata sendiri adalah segala hal yang membuat wisatawan tertarik, memberikan kesenangan dan pengalaman yang menarik bagi pengunjung yang menikmati acara.
   Event Jetayu Car Free night ini merupakan sebuah event yang menyuguhkan hiburan dari yang tradisional hingga modern, stand-stand kuliner khas atau kuliner jaman now, pameran batik, dan fashion show. Event ini digelar dengan tujuan selain meningkatkan kunjungan wisatawan di Pekalongan dan memberikan hiburan kepada wisatawan ataupun masyarakat Pekalongan, event ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian warga dengan memberikan kesempatan untuk mempromosikan usaha nya dalam event tersebut.
Sambutan Walikota Pekalongan dalam acara Jatayu Car Free Night 5, Juli 2018

   Walikota Pekalongan sangat mendukung dengan adanya atraksi wisata yang digelar tiap bulannya, kegiatan yang positif dan menarik ini beliau yakin akan mendatangkan banyak wisatawan ke Pekalongan dan akan memberi pengalaman bagi mereka yang menikmati atraksi wisata ini. Selama ini Pekalongan belum menyuguhkan event/ atraksi wisata yang digelar tiap bulan, dan event ini digagas oleh Walikota Pekalongan bekerja sama dengan dinas terkait yaitu Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga tentunya bersama-sama dengan stakeholder pariwisata di Pekalongan serta komunitas. Semula atraksi wisata ini digelar dengan nama “Seneng-Seneng Batik” dan diganti dengan nama yang lebih menarik yaitu “Jetayu Car Free Night” pada bulan Juli, 2018 dan dikemas lebih menarik. Event Jetayu Car Free Night ini digelar di Kawasan Budaya Jetayu dengan panggung di halaman Museum batik. Digelar tiap bulan di minggu kedua dengan konsep tematik yang nggak akan membuat pengunjung maupun wisatawan bosan untuk menikmati atraksi wisata di Pekalongan ini.
   Pada bulan Agustus ini, Jetayu Car Free Night digelar yang ke 6 dan mengangkat tema kemerdekaan. Acara JCFN (Jatayu Car Free Night) pada tanggal 11 Agustus 2018 dimulai pada pukul 19.30 dengan acara pembukaan tarian tradisional dari salah satu sanggar tari di Pekalongan, dilanjutkan dengan paduan suara membawakan lagu kemerdekaan. Ohya, sedikit berbeda dengan yang sebelumnya, pada bulan agustus ini mendatangkan musisi dari berbagai daerah dan menyuguhkan “parade 100 musisi” di acara Jetayu Car Free Night ini.
Flayer JCFN #6 Agustus 2018

   Musisi dari berbagai daerah perform di atas panggung pada sabtu malam itu dengan membawakan lagu-lagu tentang kemerdekaan RI sesuai temanya di bulan kemerdekaan ini. Selain parade 100 musisi tadi ada juga yang nggak kalah menarik lhoo yaitu melukis mural raksasa. Jadi, dari komunitas perupa Pekalongan berkolaborasi untuk melukis mural raksasa yang letaknya disamping panggung, mereka melukis mulai pukul 20.00 saat acara Jatayu Car Free Night dimulai hingga selesai membuat karya “mural raksasa” ini. Ditengah para seniman mural melukis di atas panggung, ditampilkan pula fashion show batik Pekalongan oleh teman-teman dari komunitas model Pekalongan. Batik-batik yang dikenakan saat Fashion show tidak hanya diperagakan diatas panggung, tetapi juga stand batik dari berbagai pengusaha batik menjual apa yang diperagakan oleh model fashion show batik dengan tujuan ketika pengunjung jatuh hati dengan batik yang diperagakan bisa langsung membelinya di stand yang sudah tersedia di area Jetayu Car Free Night. Setiap bulannya juga menampilkan band-band lokal dari teman-teman komunitas yang tergabung dalam Waprer (Warung Apresiasi Seni).
Fashion Show Batik di acara JCFN #6 2018

   Antusias warga sangat tinggi dalam menyaksikan serta menikmati atraksi wisata nan menarik ini di Pekalongan. Pengunjung yang datang dapat bersantai ria di Kawasan Budaya Jatayu bersama keluarga, teman ataupun pacar. Penyelenggara sengaja tidak memberikan kursi-kursi untuk penonton dengan tujuan agar membaur antara masing-masing pengunjung dan bagi wisatawan dapat menikmati dengan santai bersama masyarakat yang ada disana. Karena event Jatayu Car Free Night ini dibuka untuk umum dan FREE lhoo, asik kan.
Relawan dari Great ikut berpartisipasi dalam JCFN #6 2018

   Harapan dari pemerintah kota acara menarik ini dapat berlangsung secara rutin dan dengan tema-tema yang menarik di tiap bulannya dengan mengemas dari yang tradisional hingga modern sehingga wisatawan dapat pengalaman yang mengesankan selepas menikmati acara Jatayu Car Free Night ini. Melalui atraksi wisata yang dikemas menarik ini diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan di Pekalongan dan menjadikan Pekalongan mendunia.
   Ohyaa bulan September nanti acara Jatayu Car Free Night (JCFN) ini digelar tanggal 8 September 2018 dengan tema yang tentunya berbeda dengan yang sebelum-sebelumnya. Jadi buat temen-temen yang pengen menikmati event ini yuk lingkari tanggalnya dan cuss ke Pekalongan. Cocok banget malam minggu ke Jetayu Car Free Night, terus minggunya jalan-jalan ke destinasi wisata di Pekalongan dan icip-icip kuliner khas Pekalongan hahai

10 kuliner khas Pekalongan yang wajib kamu coba dan pastinya bikin nagih.

   Pekalongan yang selama ini identik dengan julukan Kota Batik. Namun selain kerajinan batiknya yang indah dan sudah mendunia, Pekalongan punya beragam kuliner khas yang menggoda selera. Yuk simak beberapa kuliner khas Pekalongan yang wajib kamu cicipi saat berkunjung ke Kota Batik ini, sekali nyicip pasti mau lagi dan lagi karena kuliner khas Pekalongan memiliki cita rasa tersendiri yang menggugah selera hihi.

1. Garang Asem
  Mengunjungi kota batik Pekalongan belum sah jika belum mencicipi masakan khas sekitar, yakni garang asem. Garang asem sendiri sebenarnya adalah daging sapi yang disajikan dengan kuah yang kaya akan bumbu dapur. Ketika dicicipi, rasa gurih bawang putih, bawang merah, cabai, tomat, kluwek dan laos menyatu dengan sempurna. Ditambah lagi kelembutan daging sapi yang direbus terlebih dahulu sebelum dibumbui menambah cita rasa makanan ini. Yang membuat garang asem Pekalongan ini berbeda lainnya adalah kuahnya yang tidak menggunakan santan. Warnanya agak kecokelatan karena efek dari kluwek yang juga menjadi penyedap masakan ini. Masyarakat Pekalongan sendiri biasanya menyantap garang asem ini bersama dengan megono, sedepnya puolll haha.

Seporsi garang Asem Pekalongan

2. Soto Tauto
   Soto tauto adalah Soto yang dipadukan dengan Tauco dan menghasilkan cita rasa baru yang sangat khas.  Soto tauto merupakan salah satu makanan khas asal Pekalongan yang sulit ditemukan di daerah lain. Untuk isi dari Soto Tauto ini memang tidak berbeda dari soto pada umumnya yaitu terdapat suwiran daging ayam atau ada pula yang menggunakan daging sapi, bihun/soun, sayur, dan tentu saja yang membedakan ada di tauto yang membuat kuah soto berwarna coklat dan lebih kental.  Tauco sendiri yaitu merupakan bumbu makanan yang terbuat dari kedelai yang dicampur dengan tepung terigu lalu difermentasikan sehingga memberikan aroma yang khas dan menggoda. Soto tauto lebih nikmat jika di temani dengan tahu, tempe goring ataupun kerupuk usus, disantap selagi panas nikmat luar biasa bikin lidah bergoyang dan ketagihan dengan cita rasa soto tauto ini.
Soto Tauto Pekalongan

3. Pindang Tetel Mbak Isah
  Salah satu makanan khas Pekalongan yaitu Pindang Tetel yang sangat segar dan nikmat. Jika kalian penggemar kuliner di nusantara, wajib mencicipi salah satu kuliner khas Pekalongan ini. Pindang tetel adalah makanan khas pekalongan yang berasal dari desa Ambokembang, Kedungwuni, Pekalongan. Meskipun bernama pindang tetel, masakan ini lebih mirip rawon dan dibuat dari tetelan daging iga sapi, bukan ikan pindang seperti namanya. Karena Pindang Tetel singkatan dari Paling enak Daging Tetel.
   Pindang tetel merupakan sayur berkuah berisi tetelan daging sapi dan irisan daun bawang dengan bumbu pindang dicampur kluwek sehingga menyerupai rawon. Dalam penyajiannya, satu mangkuk pindang tetel biasanya dilengkapi dengan krupuk pasir berwarna pink dan putih, yang biasa dikenal masyarakat Pekalongan dengan sebutan krupuk usek. Selain itu, bisa juga ditambahi dengan lontong atau nasi. Krupuk usek diremas dan dimasukkan ke dalam mangkok, kemudian disiram dengan kuah pindang tetel lengkap dengan daging tetelannya.
Pindang Tetel dengan Krupuk Usek

4. Limun Oriental
   Jalan-jalan ke Kota Pekalongan siang hari kepanasan  pasti kalian sedikit kelelahan ingin beristirahat sejenak sambil santai menikmati tegukan minuman dingin yang segar. Jika kalian masih dikawasan Jetayu, bisa mampir atau hanya istirahat sambil minum Limun Oriental yang berada di belakang Museum Batik / Batik tv. Apa itu limun oriental? Limun Oriental itu lho minuman jadul beruap semacam minuman bersoda kalau zaman sekarang. Kebayang segernya meneguk segelas limun oriental ditambah esbatu.  Disini bisa menikmati segarnya limun oriental ini dengan menikmati suasana rumah kunonya dengan kursi dan meja jaman old yang bener-bener klasik berasa lagi dirumah nenek jaman dahulu, dan yang ngga kalah menarik kalian bisa juga melihat proses pembuatan limun oriental ini di pabriknya yang letaknya di belakang rumah kuno atau yang sekarang dijadikan cafe sederhana ala Limun Oriental ini.
   Harga satu botol minuman Limun Oriental dihargai Rp 5.000 rupiah untuk diminum ditempat dan Rp 7.000 rupiah jika anda mau membawa pulang minuman tersebut lengkap dengan Botolnya. Limun oriental ini buka setiap hari mulai jam 9 pagi sampai jam 5 sore. Cocok buat kumpul-kumpul bareng sahabat, ngobrol asik bareng pacar, ataupun ngadem sendiri juga cocok haha.

Sebotol Limun Oriental rasa kopi dan jajan sebagai pendampingnya.

5. Kopi Tahlil
   Ada lagi minuman yang sangat khas dan hanya ada di Pekalongan saja. Nama minuman tersebut adalah Kopi Tahlil. Sejarahnya,  Kopi tahlil ini minuman yang disajikan ketika orang-orang Pekalongan sedang mengadakan acara tahlilan. Orang Pekalongan membuat Kopi Tahlil ini sebagai bentuk akulturasi budaya antara keturunan arab dan Jawa. Konon minuman ini dapat mendongkrak energi tubuh yang kelelahan seharian usai kita bekerja.  Kopi Tahlil ini tidak jauh berbeda dengan Kopi pada umumnya, namun jika anda sudah mencicipinya anda akan merasakan sensai kuat rempah didalamnya. Kandungan rempah dalam kopi ini adalah jahe, kapulaga, cengkeh, kayu manis, batang serai, dan pala. Kalian bisa menikmati kopi di berbagai warung kopi di pinggir jalan Pekalongan, yaitu ada di depan gedung PPIP terkenal dengan kopi tahlil PPIP, di warung kopi tahlil Bang Usman, dan beberapa warung kopi di pinggir jalan Pekalongan. Kalian bisa memesan Kopi Tahlil biasa atau dicampur susu putih. Untuk menambah sensasi kenikmatan Kopi, para penikmatnya akan duduk lesehan di sepanjang trotoar jalan tersebut.  Kopi tahlil biasanya disandingkan dengan makanan khas seperti ketan kincau, gemblong goreng, maupun kacang dan gorengan. Kopi tahlil ini dapat mengembalikan stamina dan sangat menyehatkan tubuh. Paling cocok diminum dimalam yang dingin atau pada musim hujan.
Kopi Tahlil Pekalongan
6. Miso dengkil
   Miso dengkil, makanan asli Krapyak, Pekalongan Utara ini menjadi kuliner khas Pekalongan. Paduan mi, kulit mlinjo, dengkil sapi, daging / iga sapi dan kuah segarnya mampu menggugah selera. Mie so dengkil lezat ini proses masaknya tak mudah, dengkil dan iga dipresto sehingga teksturnya empuk. Sebagian dengkil atau tulang kaki sapi dimasak untuk dijadikan kuah mie so. Nggak heran walaupun kuahnya bening baunya wow sangat sedap menggoda.  Ada sensasi kelezatan sendiri ketika menikmati dengkil sapi nya ini karena kalian harus menggerogoti sampai bersih dan disitu kenikmatan menikmati miso bertambah. Miso ini sudah ada sejak jaman nenek moyang, dan jaman dulu miso hanya disajikan untuk tamu-tamu yang berkunjung ke rumah warga Krapyak ketika Syawalan dan Sya'banan. Mulai tahun 1990an sebagian warga Krapyak mulai berjualan didepan rumah mereka. Tidak hanya warga Pekalongan saja yang menyerbu para penjual mieso dengkil ini, banyak dari Pemalang, Batang yang datang ke Krapyak hanya untuk menikmati mieso dengkil ini. Sekalinya nyicipin kuliner khas yang satu ini dijamin pengen lagi dan lagi deh haha.
Seporsi miso dengkil iga spesial.
7. Nasi Megono
Bila kalian datang ke Pekalongan, belum puas rasanya jika tidak mencicipi masakan yang satu ini. Racikan nasi megono dari Pekalongan ini benar-benar bisa membawa kita pada suasana desa yang sejuk. Bahan  Megono sendiri berasal dari nangka muda yang cincang halus kemudian diberi bumbu khas urap yang pedas gurih, disanding dengan sambal tauco yang sedap dan tempe mendoan hangat disuap dengan nasi hangat nikmat tiada tara. Dengan aroma sedap bumbu rempah-rempah ini membuat megono banyak digemari dan dikangeni warga Pekalongan dan sekitarnya.  Di Pekalongan hampir setiap warung makan ada pilihan menu megono ini, ada yang disadingkan dengan otot sapi, petai, tempe, ataupun sambal kecap. Nasi megono ini cocok untuk sarapan dan juga di malam hari. Kalau kata orang Pekalongan itu "durung ngalongan nek sarapane ora sego megono" artinya "belum menjiwai Pekalongan kalau sarapannya tidak nasi megono".
Satu pincuk nasi megono, tempe, sambal dan es kopi tahlil

8. Es Sekoteng
  Jika kalian mendengar kata sekoteng pasti terbayangnya minuman jahe dan rempah-rempah yang hangat itu. Nah, di Pekalongan Sekoteng nya bukan yang minuman hangat itu, berbeda dengan sekoteng lainnya. Sekoteng Pekalongan ini merupakan minuman dengan perpaduan es, susu, sirup merah, roti tawar, roti marie dan miswa. Uniknya disini miswa yang biasa dijadikan bahan campuran adonan kue, dibuat gorengan, kali ini dipadukan dengan es susu, roti marie dan sirup. Untuk sirup es sekoteng ini tidak menggunakan sirup yang dijual di toko-toko melainkan pemilik warung es sekoteng ini memproduksi sendiri, jadi memiliki cita rasa yang khas.  Warung sekoteng legendaris di Pekalongan yaitu warung milik Pak Wan yang berlokasi di jalan Kenanga, Pekalongan. Biasanya menikmati es sekoteng ini disanding dengan mendoan dan sambal kecap di warung Pak Wan ini. Kalian penasaran gimana kelezatan es sekoteng ini? Yuk ke Pekalongan dan cicipi es sekoteng ini.
Es sekoteng Pak Wan

9. Gulai kacang ijo
   Gulai kacang ijo salah satu kuliner khas Pekalongan yang ada di Krapyak, Pekalongan. Makanan ini merupakan perpaduan gule kambing dengan kacang ijo. Kacang ijo yang disajikan berbeda dengan kacang ijo yang biasanya untuk bubur kacang ijo, perbedaannya di kuahnya ini nih, kuah kacangijo gule ini tanpa santan dan direbus dengan balungan kambing jadi aromanya sedap gitu. Gule nya juga ada rasa yang berbeda dengan gule biasanya, ada sedikit campuran bumbu rempah didalamnya. Kebayang lezatnya gule kacang ijo ini kan? Gule kacang ijo ini biasa disajikan bersama dengan dadar sebagai pelengkapnya.  Beberapa warung gule kacang ijo ini bisa ditemukan di daerah Krapyak, Pekalongan.  Gule kacang ijo ini sudah ada di Pekalongan sejak tahun 1980-an. Kalau kalian berkunjung ke Pekalongan, gule kacang ijo ini cocok untuk dicoba dan pasti bakal ketagihan.

Seporsi gulai kacang ijo lengkap dengan dadarnya

10. Ayam Karang Mananci Panderasa
   Ayam Karang Menanci merupakan salah satu kuliner legendaris di Pekalongan yang merupakan perpaduan antara bumbu lokal dengan bumbu timur tengah, penemu resep Ayam Karang Menanci adalah ibu Hj, Badriah pada tahun 1930, beliau orang arab yang tinggal di pekalongan. Pada awalnya Ayam Karang Menanci merupakan kuliner khas keluarga, namun lambat laun masyarakat pekalongan mengidolakan kuliner ini. Ayam Karang Menanci selalu menjadi kuliner yang ditunggu pada saat lebaran, karena keluarga Hj. Badriah saat itu hanya memasak Ayam Karang Menanci pada saat Lebaran Hari Raya Islam. Tak khayal banyak masyarakat yang datang untuk menikmati kuliner ini pada saat lebaran.
Bumbu dasar dari kuliner ini adalah jahe, cabe rawit, merica, pala, cengkeh, kapulaga, garam, kecap, santan. Yang menarik dari proses pemasakan Ayam Karang Menanci adalah bumbu diungkep dengan berbagai rempah serta dimasak diatas wajan besar dengan pembakaran menggunakan grejen (bubuk kayu halus) selama satu malam. Saat ini, ayam karang menanci ini hanya dijual oleh Rumah Makan Panderasa yang terletak di Jalan. Imam Bonjol No,47 Pekalongan.
    Nggak hanya bisa dinikmati secara langsung, di Rm. Panderasa menyediakan ayam karang menanci dalam bentuk setengah matang cocok untuk oleh-oleh. Bener-bener lezat ayam karang menanci ini, rasa bumbu rempahnya sampai ke dalam-dalam pokoknya bikin nagih dan bikin kangen haha.

Ayam karang Menanci Rm. Panderasa

   Nah, itu tadi daftar 10 kuliner khas Pekalongan yang wajib kamu rasakan kelezatannya ketika berkunjung ke Pekalongan. Selain berbelanja batik dan berwisata di beberapa destinasi wisata di Pekalongan, bisa sekalian menikmati kuliner khas Pekalongan dan rasakan cita rasa lokal khas Pekalongan.

Pesonna Hotel Pekalongan: berikan promo menarik di September ceria.

    Selamat siang, hari kamis harus tetep senyum manis ya gaess, eyaaaa. Yaa senyum manis bahagia sebahagia aku dapat surprise di Pesonna ...